Pengelolaan Sumber Daya Usaha Limbah Tekstil (6M)

By | Juni 30, 2018

Sumber daya usaha limbah tekstil – Dalam usaha kerajinan limbah tekstil juga memerlukan sumber daya usaha. Sumber daya usaha berkaitan dengan manajemen usaha yang meliputi unsur-unsur sebagai berikut.

Sumber Daya Usaha Limbah Tekstil

1. Man (SDM)

Dalam pembuatan produk kerajinan limbah tekstil, sumber daya manusia memegang peranan penting. Proses kerja mulai dari pembuatan desain hingga pemasaran dilakukan oleh tenaga manusia. Apalagi produk kerajinan limbah tekstil ini merupakan produk handmade yang memerlukan kreativitas, ketelitian, dan kesabaran.

2. Money (uang)

Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan dalam usaha pembuatan produk kerajinan limbah tekstil. Walaupun jumlah yang diperlukan tidak sebanyak jenis usaha yang lain. Karena bahan utama dalam pembuatan produk limbah tekstil (kain perca) bisa didapatkan secara gratis atau dibeli dengan harga yang murah. Uang yang harus disediakan adalah untuk membeli alat jahit dan bahan tambahan yang lain.

3. Materials (Materi)

Materi yang diperlukan dalam pembuatan produk kerajinan limbah tekstil adalah kain sisa (kain perca). Sobat dapat mendapatkannya dari tukang jahit disekitar sobat, atau dari toko-toko kain yang memiliki banyak sisa potongan kain, bisa juga dengan menjalin kerjasama dengan perusahaan konveksi.

4. Machines (mesin)

Mesin digunakan untuk memberi kemudahan dan menciptakan efisiensi kerja. Dalam pembuatan produk kerajinan limbah tekstil diperlukan mesin jahit.

5. Method (metode)

Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Dalam menjalankan usaha pembuatan produk kerajinan limbah tekstil, tentunya sobat harus memiliki keterampilan tata cara pengolahan limbah tekstil mulai dari oembuatan desain hingga pemasaran. Semuanya harus dilaksanakan dengan tata cara yang benar.

6. Market (pasar)

Apabila berbagai produk kerajinan limbah tekstil yang sobat buat sudah jadi, sobat harus membidik.pangsa pasar atau marketnya. Sobat harus menentukan kemana produk sobat akan dipasarkan. Pangsa pasar harus disesuaikan dengan jenis produk yang sobat hasilkan. Misalnya untuk kategori produk kebutuhan rumah tangga seperti bed cover, sprei, sarung bantal, taplak meja, serbet, dan keset sobat dapat membidik kalangan ibu-ibu. Sementara untuk produk aksesori seperti boneka, kotak pensil, tas, dan sarung handphone bisa dipasarkan kepada konsumen anak-anak dan kaum remaja.

Dalam strategi memasarkan produk kerajinan kain perca, sobat juga bisa menjual hasil kreasi yang sudah jadi ke beberapa toko souvenir atau toko perabot rumah tangga terpercaya lokasinya dekat dengan sobat supaya hebat ongkos transportasi. Sobat juga bisa menitipkan ke toko mainan anak dengan sistem konsinyasi atau menjual langsung kepada partner bisnis sobat. Selanjutnya sobat bisa memperluas pasar dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran maupun bazar produk UMKM dan koperasi yang diadakan pihak pemerintah maupun swasta.

Melalui event seperti itu, sobat bisa mengenalkan produk kerajinan kreatif kain perca kepada masyarakat luas, sehingga peluang sobat untuk mendapatkan pelanggan maupun partner kerja yang potensial semakin terbuka lebar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *